Wednesday, December 11, 2013

Standing applause for (alm) sopyan hadi dkk

Malam hari...
Ketika itu saya sedang mengisi waktu luang dengan membaca timeline twitter, scroll atas bawah ada satu berita yang bikin saya penasaran. Kalimat yang kurang dari 160 karakter tersebut berisikan "Kekaguman Dirut KAI Akan Kisah Heroik Teknisi KRL Saat Kereta Tabrak Truk". Sambil menunggu loading dari link yang saya buka, dalam hati saya bertanya-tanya siapa sih teknisi itu? Apa yang telah ia perbuat sampai dirut PT. KAI terkagum-kagum? Dan ternyata setelan saya baca, sungguh saya tak habis pikir pada alm sopyan hadi yang mempunyai jiwa tulus, profesional dan berjiwa pahlawan bagi orang disekitarnya. Isi dari link yang saya baca itu sebagai berikut :


Kekaguman Dirut KAI Akan Kisah Heroik Teknisi KRL Saat Kereta Tabrak Truk

Wahyu Daniel - detikNews
FOKUS BERITA
Jakarta - Almarhum Sopyan Hadi (20), teknisi KRL melakukan tindakan heroik sebelum insiden tabrakan dengan truk BBM terjadi. Dia sempat keluar dari ruangan teknisi dan memberi peringatan bagi para penumpang di gerbong wanita. Kereta akan menabrak.

"Sebenarnya awak KRL itu bisa masuk ke kabin penumpang untuk menyelamatkan diri tapi dengan tanggung jawab yang luar biasa malah tetap di ruang kabin masinis dan menutup rapat pintu yang mengarah ke penumpang," jelas Dirut KAI Ignasius Jonan saat bertutur kepada detikcom, Selasa (10/12/2013).

Jonan mendengarkan langsung soal aksi heroik anak buahnya itu dari salah seorang penumpang yang selamat. Jonan juga sempat menunjukkan foto teknisi KRL yang memberi tahu para penumpang di gerbong wanita.

"Saat saya tunjukkan foto Sopyan Hadi, beliau (seorang penumpang-red) menangis dan membenarkan bahwa sahabat kita itu yang menutup pintu agar penumpang tetap selamat. Beliau (penumpang-red) berkata sungguh orang ini luar biasa dan mengatakan, bagi kami dia adalah pahlawan," tutup Jonan.

Siang itu sekitar pukul 11.15 WIB, Senin (9/12) kereta melaju dengan kecepatan 70 Km/jam. Sirine dan palang pintu sudah mau menutup di perlintasan Pondok Betung, Bintaro, Jaksel. Tapi beberapa kendaraan masih mencoba melewati perlintasan.

Biasanya, mereka sukses melintas. Tapi kali ini kemacetan menahan kendaraan itu. Akibatnya kereta menghantam truk BBM, tak beberapa lama kemudian ledakan dan kobaran api terjadi. 7 Orang tewas akibat kejadian ini.
Sumber link :
http://m.detik.com/news/read/2013/12/10/153002/2437826/10/kekaguman-dirut-kai-akan-kisah-heroik-teknisi-krl-saat-kereta-tabrak-truk


Begitu berita yang saya baca
Apa rasanya tau detik-detik akan meninggal dunia....
Kalo saya jadi (alm) sopyan hadi dkk, waktu kejadian pasti saya lari secepet mungkin ke gerbong paling belakang sambil nangis sambil teriak ibu...........:(:(:(
Ternyata kata orang cewe lebih egois dari cowo itu iya memang benar kenyataannya.

Kenapa saya bisa bilang cewe lebih egois dari cowo?
Tau kan anda bahwa ada korban anak kecil pada saat kejadian tersebut, dia berada di gerbonv depan yaitu gerbong khusu wanita. Tuhuhnya yang kecil bisa apa?  Bahkan ia pun tak sanggup menyelamatkan diri, tseiai gerbong yang di penuhi para wanita tidak ada yang menghiraukan. Tubuh anak itu terinjak-injak orang lain yang sibuk berusaha keluar dari gerbong untuk menyelamatkan diri sendiri. Tidak ada yang peduli dengan orang lain pada saat  itu. Semua sibuk memikirkan diri sendiri. Untunglah nyawa anak kecil tersebut terselamatkan karna di bantu oleh warga setempat yang kala itu bersigat menyelamatkan korban di dalam gerbong.


Indonesia berduka (09 Desember 2013)

Pagi yang cerah....
Siapa yang menyangka akan terjadi kejadian tragis yang memakan korban jiwa?
Ya...pagi itu tepatnya hari senin, saya mendengar kabar bahwa telah terjadi kecelakaan antara truk tangki PT. Pertamina dengan kereta commuter line di kawasan bintaro.

Kabar pertama kali saya dengar dari salah satu teman saya yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian. Tidak lama kemudian berita tersebut langsung menyebar luas di jejaring sosial.
Karena penasaran saya mencari tahu berita yang sebenarnya terjadi. Kemarin (10/11/13) di salah satu infotaiment menyiarkan secara eksklusif berita commuter line vs truk tangki. Yang saya tangkap dari liputan tersebut yaitu truk tangki PT. Pertamina menerobos palang pintu kereta yang sudah tertutup. Karena sudah terlanjur melewati palang pintu kereta maka petugas yang menjaga palang pintu kereta  membuka kembali palang yang sudah tertutup. Niatnya supaya truk tersebut dapat menghindar dari jalur kereta. Akan tetapi apa boleh buat, truk tersebut terjebak di tengah-tengah rel, tidak bisa maju, mundur pun tak bisa karena jalan tertutup penuh oleh pengendara sepeda motor. Alhasil terjadilah tabrakan yang memakan korban jiwa. Info yang saya dapat sampai saat ini ada 6 orang korban meninggal dunia, 3 diantaranya petugas PT. KAI yaitu masinis kereta beserta teknisinya. 3 korban lagi penumpang yang berada di gerbong wanita. Supir dan kondektur truk berhasil terselamatkan, saat ini masih dalam perawatan intensif karena luka bakar yang cukup parah.

Sore harinya...
Hujan mengguyur basah kawasan bintaro yang sebelumnya telah terjadi peristiwa tersebut. Lagi-lagi teman saya yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian menceritakan situasi yang terjadi disana. Dari dalam rumah tercium bau minyak tanah yang sangat menyengat, seisi rumah panik dan mencari asal bau minyak tanah tersebut. Seisi rumah aman, tidak ada yang aneh atau bahaya. Ternyata asal dari bau minyak tanah tersebut dari bekas kejadian tertabraknya truk tangki PT. Pertamina tadi pagi. Bau minyak tanah-nya terbawa angin saat hujan turun. Hujan tersebut seakan mewakilkan perasaan dari korban kecelakaan beserta keluarga korban yang di tinggalkan.

Semoga kita semua bisa mengambil hikmah serta sisi positif dari kejadian yang sudah terjadi. Dan semoga tidak akan terjadi kejadian serupa yang memakan korban jiwa, amin amin YRA